Home » » Terkait Pembangunan Jembatan Matang Guru Madat Pemkab Aceh Timur Akan Klarifikasikan Kembali RAPBA-P

Terkait Pembangunan Jembatan Matang Guru Madat Pemkab Aceh Timur Akan Klarifikasikan Kembali RAPBA-P

Written By Huinestfend on Monday, 4 June 2012 | 16:22

Aceh Timur-Andalas. 
Anggota DPD Aceh, Tgk Abdurahman BTM, bersama dengan DPRK Aceh Timur tinjau jembatan beton di Desa Matang Guru, Kecamatan Madat, Aceh Timur. Kamis (17/5).
 
Peninjauan tersebut didampingi oleh Ketua DRRK Aceh Timur, Tgk Alauddin dan Anggota DPRK Komisi B Fraksi PA Sulaiman Hamzah, serta Camat Madat Russamin SE dan sejumlah tokoh masyarakat laiinya, kehadiran mereka guna meninjau jembatan yang akan diperioritaskan kembali pembangunannya dalam waktu singkat ini. Jembatan tersebut merupakan penghubung beberapa desa di kecamatan itu yang sangat sakral digunakan masyarakat setempat.
 
Jembatan yang bersumber dana dari APBK tahun 2009 lalu dengan nilai anggaran 7,5 Miliyar rupiah untuk tahap pertama. Pembangunan yang ditargetkan sebanyak tiga tahap itu sudah terbengkalai sejak pelaksanaan tahap pertama usai dikerjakan oleh pihak kontarktor yang bersaangkutan.
 
Disisi kunjungan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Aceh, Tgk Abdurahman BTM mempertanyakan beberapa hal terkait jembatan tersebut, antaranya pengalokasian anggaran serta jumlah kuncuran dana untuk pembangunan jembatan itu, demikian juga ia sempat mempertanyakan lambannya proses pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.
 
 “ Keberadaan jembatan ini sudah sangat meresahkan masyarakat, dengan lambannya pembangunan jembatan ini semakin memakan banyak korban nyawa ” Ungkap Anggota DPRK Komisi D fraksi PA, Sulaiman Hamzah.
 
Ketua DPRK Aceh Timur Tgk Alauddin juga sempat mengatakan, Pembangunan jembatan Matang Guru saat ini sudah menguras banyak anggaran dari Kabupaten. “ Setiap saat pemkab Aceh Timur memplotkan anggaran rehap, hal tersebut sudah sangat menguras anggaran dari pembangunan daerah di Aceh Timur” Sebut Tgk Alauddin.
 
Tkg Abdurrahman BTM didampingi Ketua DPRK, Tgk Alauddin kepada Andalas mengatakan, kondisi tersebut harus segera diperioritaskan “ yang kita resahkabn sekarang jembatan tersebut sudah banyak memakan korban, selain itu, jembatan ini satu-satu penghubung masyarakat” katanya.
 
Anggota DPD Aceh, DPRK dan Pemkab Aceh Timur, dan tokoh-tokoh masyarakat setempat merencanakan, akan membuat  sebuah pertemuan pembahasan terkaitkan perombakan kembali RAPBA-P, bersama DPRA Prov Aceh 
di Banda Aceh dengan tujuan pembangunan jembatan matang guru tersebut segera dilaksanakan. “kita tidak bisa menunggu proses pelaksanaan hingga 2013, pembangunan ini akan kita bahas segera dibangun pada tahun 2012 ini bersama DPRA” kata Tgk Adurrahman BTM.
 
Dari Camat setempat, kepada andalas menyebutkan, hingga tahun 2012 ini tercatat sekitar 11 nyawa melayang dikarenakan jembatan ambruk itu. Korban lainnya seperti jatuhnya truk barang pengangkut batu bata, truk sawit dan mobar pengangkut arang. Demikian Camat Madat, Russamin SE. **(Dok/harian andalas/EN)**

0 comments :

Post a Comment

Kebebasan yang kami berikan adalah komentar pengunjung tidak terbatas, selagi menghormati SARA. kesan dan saran sangat kami butuhkan, karena melalui media blogspot ini, pengguna bermaksud ingin memberikan apa-pun informasi yang harus diketahui publik. atas kunjungannya, pengguna ucapkan terima kasih....

Popular Posts