![]() |
| Syehky |
Acheness Australia Assosiciation (AAA) mengutuk keras pembunuhan ketua DPK PNA Kuta Makmur, Aceh Utara, M Juwanis pada Kamis (06/02) dini hari kemarin. GAM AAA klaim kebiadapan PA semakin menjadi-jadi menjelang pileg mendatang
Mereka mengatakan pembunuhan tersebut merupakan shok terapi yang lumrah diperlihatkan oleh partai lokal Aceh tersebut kepada masyarakat. "Itu hanyalah teror menjelang pemilu, disinilah keterlibatan pihak hukum yang dinanti-nanti oleh semua pihak di Aceh," ujar Juru Bicara AAA Tgk Tgk Sufaimi Syehky alias Tgk Syehky Laweung.
Menanggapi ekskalasi politik Aceh semakin memanas menjelang Pemilihan Umum Legeslatif 2014, AAA sebagai salah satu lembaga eksis luar negeri, bentukan para mantan tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Australia itu serukan 7 statmennya.
Berikutnya pernyataan Jubir AAA yang dikirimkan kepada wartawan Beritalima.com, pada Jum'at (07/02) :
1.) AAA mengecam keras terhadap pelaku Pembunuhan M Juwanis, menurut AAA pembunuhan tersebut keji dan tidak bisa dibiarkan,
2.) AAA mendesak pihak Kepolisian Daerah di Aceh segera tuntaskan penangkapan pelaku pembunuhan ketua DPK PNA Kuta Makmur, Aceh Utara, wilayah Hukum Lhokseimawe,
3.) AAA meminta para petinggi PNA jangan tinggal diam terkait kekerasan terhadap anggotanya, PNA diharapkan wajib melindungi rakyat dari arogansi dan kezaliman PA,
4.) AAA meminta semua pihak untuk tidak mendiskriminasi, intimidasi, maupun pemaksaan terhadap rakyat dalam menentukan hak pilih mereka.
5.) AAA berharap semua pihak yang terkait pemilu mengekap erat peraturan pemilihan umum. Dalam berkompanye nanti, kepada partai politik tidak membawa-bawa isu perjuangan Aceh Merdeka (AM) dan lambang perjuangan AM,
6.) AAA menghimbau kepada seluruh rakyat agar tidak terjerumus dalam politik sesat dan menyesatkan. Karena, secara tegas AAA mengemukakan perjuangan Rakyat Aceh tidak melalui partai.
7.) AAA mendesak Polda Aceh untuk menyelenggarakan jaminan kenyaman rakyat, baik menjelang mau pun saat pemilihan umum berlangsung, dan bahkan sesudahnya. Agar rakyat dengan bebas memberikan hak pilihnya kepada siapa figur rakyat itu sendiri.
"Kita juga menghimbau, seluruh rakyat agar bersatu-padu khusus para mantan TNA, mantan Panglima GAM baik wilayah maupun sagoe untuk melawan kezaliman PA, karena PA bukan berdasarkan tubuh GAM," tegas Syehky.
Tulisnya lagi, jika teror terus terjadi di Aceh, maka Pileg di Aceh ditiadakan saja dengan cara memboikotnya.(EN)
Photo : Jubir Acheness Australia Association (AAA), Tgk Sufaimi Syehky alias Syehky Laweung.
Sumber : Beritalima.com

0 comments :
Post a Comment
Kebebasan yang kami berikan adalah komentar pengunjung tidak terbatas, selagi menghormati SARA. kesan dan saran sangat kami butuhkan, karena melalui media blogspot ini, pengguna bermaksud ingin memberikan apa-pun informasi yang harus diketahui publik. atas kunjungannya, pengguna ucapkan terima kasih....