Home » » AF Minta Anggaran Dayah Setara Dengan Sekolah

AF Minta Anggaran Dayah Setara Dengan Sekolah

Written By Huinestfend on Saturday, 8 February 2014 | 16:10

Ketua Pusat Lembaga Acheh Future, Razali Yusuf (Kiri) dan Fernandes (kanan) Caleg DPR RI Golkar Aceh
Banda Aceh  : Para pemuka agama di Aceh akan berasumsi hal yang serupa, anggaran pendidikan untuk  agama di Aceh teramat minim. Perbandingan anggaran pendidikan agama di Aceh ditaksir tidak mencapai 10 persen.

Acheh Future dalam hal ini menyebutkan alokasi anggaran pendidikan dayah di Aceh nyaris tidak tersedia. “Kita lihat perkembangan alokasi anggaran pendidikan agama di Aceh nyaris tidak ada. Pendidikan dayah di Aceh kita tidak ada perhatian yang signifikan dari pemerintah di Propinsi Syariat Islam ini,” jelas Razali Yusuf, Ketua Pusat Lembaga Acheh Future, Rabu (05/02) usai acara peresmia cabang dayah salafi Bustanud Dhuha di Desa Paya Pasi, Julok, Aceh Timur.

“Kita lihat nyali pemerintah, kita contohkan dalam kegiatan peresmian Dayah Salafi Bustanud Dhuha cabang Dayah Bustanul Huda. Disini Bupatinya hanya mampu menyerahkan bantuan 100 zak semen atas nama pribadi, terkait satu unit bantuan Mandi Cuci Kakus (MCK) dia usulkan pihak dayah ajukan proposal,” tambahnya.

Seharusnya pemerintah harus memikirkan perioritas yang berhubungan dengan kelangsungan dayah, baik segi tenaga pengajar, bangunan dan sebagainya. “harusnya disamakan dengan sekolah. Kita rakyat yang bersyariat islam wajar saja pendidikan agama yang kita utamakan,” tegas Razali.

Manurut ketua Lembaga Acheh Future dan Generasi Penerus Aceh (GPA) ini, terlalu banyak dayah yang terbengkalai dan sedikit diantaranya yang mampu berdikari sendiri oleh pihak pasantren. “Kita juga melaksanakan pengawasan pengembangan pendidikan agama di Aceh, ternyata perioritas pemerintah hanya dayah tertentu saja, itu pun terbatas anggarannya, dan di pelosok-pelosok daerah, kita juga melihat pendidikan masih  alami dengan bangunannya yang telah dimakan usia,” paparnya.

“Tahun 2014 ini, pendidikan Aceh harus ada perubahan alokasi dana pendidikan dayah dan sejenisnya di bidang agama. Jangan terkesan pendidikan agama dianak tirikan,” pungkasa Razali Yusuf sembari menambah, upaya pemerintah sangat menentukan islam yang khaffah di Aceh sebelum pendidikan murni agama allah kandas di Aceh.(EN)

Sumber : Beritalima.com

0 comments :

Post a Comment

Kebebasan yang kami berikan adalah komentar pengunjung tidak terbatas, selagi menghormati SARA. kesan dan saran sangat kami butuhkan, karena melalui media blogspot ini, pengguna bermaksud ingin memberikan apa-pun informasi yang harus diketahui publik. atas kunjungannya, pengguna ucapkan terima kasih....

Popular Posts