![]() |
| Wawancara exclusif :D |
Politik dan pembangunan Aceh merupakan dua hal tidak harus dikait-kaitkan. Aceh sudah kondusif dan menurut Dr Ahmad Farhan Hamid Aceh saatnya memikirkan pendidikan yang cerah.
Kunjungan kerja Wakil Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Dr. Ahmad Farhan Hamid, Ms didampingi istrinya Ir. Hj. Ferri Soraya MSIE Caleg DPR RI Daerah Pilihan Aceh II dari Partai Amanat Nasional (PAN), Kamis (13/02) disambut oleh masyarakat Seunudon, Aceh Utara dengan cara di Peusijuek (Tepung tawari-red).
Kunjungan kerja dan silaturahmi tersebut, Ahmad Farhan Hamid yang juga di sambut oleh Caleg PAN untuk DPR Aceh Dapil Lhokseumawe-Aceh Utara Zulhadi, Hasanusi Caleg DP 6 Aceh Utara, Caleg DP 3 Blang Mangat, Lhoseumawe Yunaidi Arsyen dan Abu Bakar Abdul Latif Caleg DP 1 Banda Sakti Lhokseumawe itu lebih banyak mengunjungi tempat pengajian di Kecamatan Seunudon.
Disela-sela kunjungannya, Farhan Hamid mengatakan sejak 1999 diri sudah memperjuangkan Aceh dari berbagai kemeluk yang melanda bumi Aceh ini. "Semua sudah saya perjuangkan untuk Aceh tercinta sejak 1999 sampai saat ini, kecuali yang belum diridhai allah," kata putra Aceh asli tersebut yang merupakan salah satu figur yang terlibat langsung dalam perpolitikan besar Aceh sejak konflik hingga sekarang ini, saat bertatap muka dengan tokoh Pesantren Sirajul Huda, Mantang Lada, Seunudon, Aceh Utara.
Menurutnya, 32 tahun sudah konflik Aceh dan kini terselesaikan. Ia mengatakan, saat ini pulang Aceh harus segera dibangun dari keterpurukan. Aceh membutuhkan pembangunan Pendidikan yang lagak sesuai tuntutan zaman.
"Aceh sudah damai, cuma beberapa item lagi yang belum terselesaikan, yang dibutuhkan Aceh saat ini adalah Pendidikan atau karakter," ucap Farhan.
Sebagai putra Aceh asli, Ia berharap pembangunan Aceh jangan sampat terbelenggu oleh konflik yang ada di Aceh saat ini. Sementara, politik dan pembangunan Aceh dua sisi yang tidak harus baurkan.
"Jangan gara-gara politik, berputus silaturahmi, Jangan gara-gara politik(Pemilu) masyarakat terpecah belahkan, Jangan karena politik hancurkan kekeluargaan juga persaudaraan" tukas Caleg DPD RI itu, menanggapai politik Aceh saat ini.
Memajukan masyarakat dan menwujudkan pembangunan Aceh semestinya lanjut Farhan, Aceh mendambakan politik yang berimbang. Untuk figur rakyat, calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) itu mengingatkan Aceh akan terbangun berdasar prinsip figur itu dikenali masyarakat, sehingga ada tempat menyampaikan aspirasi. Penampung aspirasi yang mengerti masyarakat, yang mengerti kerja dan sertai niat yang ikhlas.(EN)
Sumber : Beritalima.com

0 comments :
Post a Comment
Kebebasan yang kami berikan adalah komentar pengunjung tidak terbatas, selagi menghormati SARA. kesan dan saran sangat kami butuhkan, karena melalui media blogspot ini, pengguna bermaksud ingin memberikan apa-pun informasi yang harus diketahui publik. atas kunjungannya, pengguna ucapkan terima kasih....