Sembilan unit mobil tim sukses pemenangan caleg Partai Aceh (PA) yang
telah dibalut sticker terjaring razia gabungan, Minggu (26/01).
Kesembilan unit mobil tersebut dinyatakan telah menyalahi peraturan lalu
lintas dan sekarang sedang dalam penyitaan polisi.
Kapolres Lhokseumawe melalui Kabag Opnya, Kompol Ismuhardi
mengatakan kesembilan unit mobil tersebut terjaring pagi tadi sekitarpukul 21:00 WIB. Satuan Lalu Lintas Mapolres Lhokseumawe melaksanakan razia gabungan yang terdiri dari personel Polisi dan TNI di wilayah Geudong hingga ke Kota Lhokseumawe.
"Razia ini bertujuan untuk menciptapkan Kamtibmas yang lebih efektif, apalagi menjelang Pileg. Namun, disaat kita bertugas kita mendapati sejumlah unit mobil timses PA tersebut, kareta telah melanggar aturan lalu lintas, sekarang sedang kita sita," kata Ismuhardi.
Lebih lanjut, Ismuhardi menjelaskan, disaat porsonil gabung melaksanakan razia gabung yang sasaran untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, seperti kriminal yang membawa senjata api, bahan peledak dan sejenisnya, dan bahkan kenderaan bermotor yang tidak sesuai dengan
aturan.
"Saat razia sedang berlangsung, terdapat iring-iringan mobil dengan menggunakan rotator, sehingga kita menghentikan
mobil tersebut. Setelah kita periksa, mobil tersebut tidak sesuai dengan warna dan bentuknya, karena telah dibalut dengan stiker yang bukan warna dasar mobil tersebut," jelasnya. ”Sehingga 9 unit mobil itu kita amankan,”.(EN)
Photo : Ilustrasi Google
Kapolres Lhokseumawe melalui Kabag Opnya, Kompol Ismuhardi
mengatakan kesembilan unit mobil tersebut terjaring pagi tadi sekitarpukul 21:00 WIB. Satuan Lalu Lintas Mapolres Lhokseumawe melaksanakan razia gabungan yang terdiri dari personel Polisi dan TNI di wilayah Geudong hingga ke Kota Lhokseumawe.
"Razia ini bertujuan untuk menciptapkan Kamtibmas yang lebih efektif, apalagi menjelang Pileg. Namun, disaat kita bertugas kita mendapati sejumlah unit mobil timses PA tersebut, kareta telah melanggar aturan lalu lintas, sekarang sedang kita sita," kata Ismuhardi.
Lebih lanjut, Ismuhardi menjelaskan, disaat porsonil gabung melaksanakan razia gabung yang sasaran untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, seperti kriminal yang membawa senjata api, bahan peledak dan sejenisnya, dan bahkan kenderaan bermotor yang tidak sesuai dengan
aturan.
"Saat razia sedang berlangsung, terdapat iring-iringan mobil dengan menggunakan rotator, sehingga kita menghentikan
mobil tersebut. Setelah kita periksa, mobil tersebut tidak sesuai dengan warna dan bentuknya, karena telah dibalut dengan stiker yang bukan warna dasar mobil tersebut," jelasnya. ”Sehingga 9 unit mobil itu kita amankan,”.(EN)
Photo : Ilustrasi Google

0 comments :
Post a Comment
Kebebasan yang kami berikan adalah komentar pengunjung tidak terbatas, selagi menghormati SARA. kesan dan saran sangat kami butuhkan, karena melalui media blogspot ini, pengguna bermaksud ingin memberikan apa-pun informasi yang harus diketahui publik. atas kunjungannya, pengguna ucapkan terima kasih....