Home » » PNA : Politik Aceh Reka-reka dan ‘Adu Domba’, PNA Hadir Sebagai Penyelamat

PNA : Politik Aceh Reka-reka dan ‘Adu Domba’, PNA Hadir Sebagai Penyelamat

Written By Huinestfend on Saturday, 8 February 2014 | 16:53

Kunjungan DPP PNA
Aceh Utara : Pemerintah Aceh tak mau sebut aceh tidak kondusif, namun Partai Nasional Aceh (PNA) membatahnya dengan tegas. Menurut mereka perang politik aceh saat ini rekayasa dan adu domba.

“Politik Aceh saat ini merupakan politik reka-reka juga ‘Adu Domba’ dan saat ini PNA adalah penyelamat Rakyat Aceh, makanya saat ini masyarakat sudah bisa melihat mana yang salah juga mana yang benar,” kata Dedi Safrizal caleg DPRA partai lokal tersebut saat kunjungan DPP PNA Pusat ke rumah duka, M Juwainis selaku korban tewas pembunuhan yang juga ketua DPK PNA Kuta Makmur, Jum’at malam (07/02), Desa Ceumeucot, Kuta Makmur, Aceh Utara.

Ia melanjutkan, premanisme politik di Aceh harus segera diberantaskan, “supaya jagan ada lagi di Aceh ini preman-preman politik, karena gara-gara politik sesat mereka, agamapun dijadikan tumbal keganasan politik itu”.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PNA, Irwansyah, ia mengatakan pihaknya akan menyelamatkan Aceh dari keterpurukan ini. “Oleh sebab itu kami sangat menyesal dan sedih atas kehilangan salah satu orang terbaik kami, yang memikirkan rakyat banyak di Aceh Utara ini,”. 

PNA mengaku akan terus memperjuangkan kursi di legeslatif pada pemilihan umum legeslatif mendatang, yang menurutnya PNA dibutuhkan di Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, sedikitnya dihadiri oleh dua ratusan petinggi, Caleg dan kader PNA baik dari pusat, wilayah dan semua daerah di Aceh. Sementara itu dari DPP juga ikut hadir ketua Umum DPP PNA, Muksalmina/Irwansyah,  Sekjen PNA Tgk. Muharam Idris dan Jubir PNA Pusat Thamrim Ananda dan lainnya. Kunjungan layatan ke rumah duka tersebut, rombongan yang diperkirakan hadir dengan mengunakan sebanyak 50 unit mobil mewah itu disambut baik oleh ratusan kader dan simpatisan PNA setempat juga tokoh masyarakat desa terkait.(EN)

Sumber : Beritalima.com

0 comments :

Post a Comment

Kebebasan yang kami berikan adalah komentar pengunjung tidak terbatas, selagi menghormati SARA. kesan dan saran sangat kami butuhkan, karena melalui media blogspot ini, pengguna bermaksud ingin memberikan apa-pun informasi yang harus diketahui publik. atas kunjungannya, pengguna ucapkan terima kasih....

Popular Posts