Sebanyak 15 bendera partai dari Partai Nasional Aceh (PNA) raib dari tiang, diperkirakan kejadian tersebut terjadi senin (27/01) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari di Desa Cot Trueng, Seunudon Aceh Utara.
“Kita belum memiliki bukti, namun yang kami curigai tidak lain dari pada kader Partai Aceh (PA),” kata Anwar H Yusuf, mantan geuchik desa Teupin Breueh yang juga tokoh kental PNA berlambang orange tersebut.
Ia menjelaskan, dugaannya terhadap kelompok tersebut disebab beberapa kader PA sempat terlihat mondar-mandir di kawasan itu. “beberapa orang dari PA sempat berlalu lalang di seputaran kedai, paginya kami sudah kehilangan bendera,” tambahnya.
“Kita tidak merasa kesal juga, tapi biarlah. Namun, pengharapan kita Panwaslu harus mengambil kebijakan yang tepat untuk mengantisipasi hal tersebut,” tukas Anwar seraya mengatakan penindasan terhadap partai PNA yang terjadi di daerah tersebut sudah terlalu cukuop membuat kader-kadernya bersabar.
Ismunazar SE selaku ketua Panwaslu Aceh Utara, yang dihubungi wartawan tidak tersambung. guna konfirmasi lebih lanjut, dua kali dering wartawan tidak diangkatnya.(EN)
Photo : Ilustrasi google

0 comments :
Post a Comment
Kebebasan yang kami berikan adalah komentar pengunjung tidak terbatas, selagi menghormati SARA. kesan dan saran sangat kami butuhkan, karena melalui media blogspot ini, pengguna bermaksud ingin memberikan apa-pun informasi yang harus diketahui publik. atas kunjungannya, pengguna ucapkan terima kasih....